Kehidupan keluarga akan terus berlanjut sekalipun pencari nafkah utamanya meninggal dunia. Alasan ini yang menjadi asuransi jiwa wajib dimiliki setiap orang. Sekalipun sudah tiada, nasabah yang meninggal dunia akan meninggalkan uang pertanggungan dari asuransi. Uang pertanggungan ini bisa dimanfaatkan oleh keluarga yang ditinggalkan untuk berbagai kebutuhan penting. Mulai dari memenuhi kebutuhan sehari-hari, bayar hutang, melanjutkan pendidikan, dan masih banyak lagi. Apalagi sekarang ada juga asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) yang lebih unggul dibandingkan asuransi jiwa berjangka (term life insurance). Apa saja kelebihan dari asuransi jiwa seumur hidup dibanding berjangka? simak penjelasan lengkapnya berikut ini:
– Masa perlindungan permanen atau tetap sehingga ahli waris akan memperoleh uang pertanggungan saat nasabah meninggal dunia. Asuransi jiwa seumur hidup mengabaikan usia nasabah saat meninggal dunia karena yang penting adalah syarat status polis masih dalam keadaan aktif.
– Premi yang harus dibayarkan pasti dan tidak berubah sama sekali. Dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka yang biaya premi naik setelah periode habis, asuransi jiwa seumur hidup menawarkan biaya premi tetap dan tidak berubah sampai seumur hidup. Jadi nasabah tidak perlu khawatir biaya premi akan naik karena nominalnya sudah dikunci dari awal sampai akhir periode.
– Terdapat akumulasi nilai tunai karena sebagian premi akan dialokasikan ke instumen investasi yang berpotensi terus berkembang. Nilai tunai ini juga bisa ditarik nasabah untuk keperluan agunan pinjaman polis hingga membayar premi saat kondisi finansial sedang mengalami kesulitan.
– Premi bisa dikembalikan kepada nasabah dengan syarat tidak terjadi klaim sampai akhir periode atau usia tertentu. Bahkan ada opsi terkait total premi yang dibayarkan bisa dikembalikan 100% atau utuh dengan syarat tertentu.
Setelah mengetahui bahwa asuransi jiwa seumur hidup lebih unggul karena banyak manfaatnya dibanding asuransi jiwa berjangka. Selanjutnya akan dibahas cara memilih asuransi jiwa seumur hidup yang tepat agar manfaatnya bisa terasa untuk diri sendiri dan juga keluarga.
Hitung kebutuhan uang pertanggungan
Uang pertanggungan disingkat UP adalah santunan yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada ahli waris saat nasabah meninggal dunia. Untuk asuransi seumur hidup, biasanya uang pertanggungan ini bisa dijadikan warisan atau bisa juga dipakai melunasi utang. Sebaiknya hitung kebutuhan uang pertanggungan dengan menggunakan metode kebutuhan hidup dan juga beban utang.
Evaluasi periode pembayaran premi
Untuk asuransi jiwa seumur hidup akan memberikan perlindungan untuk nasabah hingga umur 99 atau 100 tahun. Sesuai namanya, nasabah harus membayar premi setiap tahun sepanjang hidupnya. Namun ada juga pilihan premi terbatas yang membuat nasabah hanya membayar premi selama periode tertentu namun manfaatnya bisa dirasakan seumur hidup.
Sesuaikan anggaran keuangan
Asuransi jiwa memang penting namun sebaiknya tetap mengalokasikan anggaran keuangan secara bijak. Jangan sampai hanya fokus pada asuransi jiwa sedangkan asuransi lainnya tidak diperhatikan. Idealnya alokasikan dana sebesar 10% hingga 20% untuk asuransi termasuk asuransi jiwa dan kesehatan. Pastikan juga biaya premi sudah sesuai anggaran dan tidak memberatkan sehingga kondisi finansial tetap stabil.
Itulah beberapa cara memilih asuransi jiwa seumur hidup agar tidak salah pilih. Selain itu, pastikan juga kredibilitas dan legalitas perusahaan asuransi jelas dan terpercaya seperti BCA Life. BCA Life selaku perusahaan asuransi terbaik menyediakan berbagai pilihan asuransi secara lengkap meliputi asuransi jiwa, kesehatan, dan yang lainnya. Untuk asuransi jiwa ada pilihan asuransi jiwa seumur hidup hingga berjangka. Ada juga asuransi kesehatan dari BCA Life yang memberikan santunan rawat inap dan juga meninggal dunia dengan premi ringan yaitu Bima Proteksi Kesehatanku. Mau mulai berasuransi dengan aman dan tenang? pilih BCA Life sekarang juga.

