Wealth management membantu nasabah menyusun strategi keuangan berdasarkan tujuan, kebutuhan likuiditas, dan profil risiko. Bank Sinarmas Prioritas mendukung pengelolaan aset secara terintegrasi agar keputusan finansial selaras dengan kebutuhan jangka panjang.
Pengelolaan kekayaan tidak berarti menempatkan seluruh dana pada satu produk dengan imbal hasil tertinggi. Strategi yang sehat membagi aset menurut fungsi agar pertumbuhan, perlindungan, likuiditas, dan transaksi tetap seimbang terjaga.
4 Langkah Menyusun Strategi Wealth Management
Rencana wealth management sebaiknya dimulai dari tujuan, bukan dari memilih produk keuangan terlebih dahulu. Empat langkah berikut membantu membangun struktur aset yang sesuai dengan kebutuhan, horizon waktu, dan toleransi risiko.
1. Tentukan Tujuan Finansial
Tentukan tujuan seperti dana pensiun, pendidikan keluarga, ekspansi bisnis, atau pewarisan aset sejak awal. Setiap tujuan memiliki jangka waktu berbeda sehingga strategi penempatan dana perlu disusun secara spesifik dan terukur.
2. Kenali Profil Risiko
Profil risiko membantu menentukan seberapa besar fluktuasi nilai aset yang masih dapat diterima. Informasi ini menjadi dasar saat membagi portofolio antara instrumen konservatif, moderat, dan berpotensi memberikan pertumbuhan lebih tinggi.
3. Diversifikasikan Portofolio
Jangan menempatkan seluruh kekayaan pada instrumen yang sama meskipun kinerjanya sedang menarik. Diversifikasi membantu mengurangi ketergantungan pada satu sumber hasil sekaligus menyesuaikan portofolio dengan beberapa tujuan keuangan berbeda secara bersamaan.
4. Manfaatkan Pendampingan Profesional
Bank Sinarmas Prioritas menyediakan pengelolaan aset terintegrasi serta informasi investasi bagi nasabah. Manfaatkan pendampingan Relationship Manager untuk mendiskusikan kebutuhan, horizon waktu, dan pilihan produk yang relevan secara lebih personal terarah.
Peran Deposito dalam Strategi Wealth Management
Instrumen simpanan berjangka dapat mengambil peran tertentu dalam strategi wealth management yang terdiversifikasi. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas, tenor, tujuan penempatan, serta komposisi aset lain dalam portofolio pribadi nasabah.
- Pisahkan dana berjangka. Gunakan deposito untuk dana yang tidak direncanakan terpakai selama jangka tertentu agar kebutuhan transaksi harian tetap memiliki sumber dana lebih fleksibel dan mudah diakses sesuai kebutuhan nasabah.
- Sesuaikan tenor penempatan. Deposito Online Bank Sinarmas dapat dikelola melalui SimobiPlus atau Internet Banking dengan pilihan tenor 1, 3, 6, 12, 18, 24, dan 36 bulan sesuai ketentuan produk berlaku.
- Perhatikan ketentuan penjaminan. Periksa bunga dan Tingkat Bunga Penjaminan LPS sebelum penempatan karena bunga yang melebihi batas tersebut membuat simpanan tidak memenuhi salah satu syarat penjaminan LPS yang sedang berlaku.
Portofolio perlu ditinjau berkala karena tujuan, pendapatan, kebutuhan keluarga, dan kondisi pasar dapat berubah. Evaluasi membantu melihat apakah pembagian aset masih sesuai atau perlu disesuaikan tanpa tergesa mengejar kinerja sesaat.
Dana untuk kebutuhan dekat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang mempertimbangkan akses dan likuiditas. Sementara itu, dana berjangka lebih panjang dapat disusun dengan mempertimbangkan risiko, tujuan, dan waktu penggunaannya secara matang.
Deposito dapat menjadi salah satu bagian portofolio, bukan satu-satunya pilihan untuk seluruh aset. Proporsinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas dan komposisi investasi lain agar fungsi setiap dana tetap jelas terjaga.
Wealth management Bank Sinarmas Prioritas dapat membantu nasabah menata aset berdasarkan tujuan yang berkembang. Susun pembagian dana secara terukur, pahami setiap risiko, dan tinjau portofolio berkala agar strategi tetap relevan.

